Dengan memperhatikan perjalanan sejarah yang terjadi di Asia umumnya dan Riau khususnya dapat ditarik kesimpulan bahwa Melayu itu adalah berkedudukan sebagai SubRas manusia hasil pembauran (asimilasi) antara golongan manusia berkulit kuning dengan golongan manusia berkulit putih yang kemudian melahirkan suatu golongan manusia berkulit sawo matang, manusia ini terus berkembang dalam daerah yang lebih dikenal dengan Hindia Belakang yang sangat dipengaruhi oleh letak, keadaan tanah, iklim dan lain sebagainya, sehingga melahirkan kebudayan tersendiri dan ditambah dengan adanya pendatang yang juga punya budaya dan kebiasaan, sehingga terjadi pembauran budaya yang ada dengan budaya pendatang tersebut. Menurut salah seorang ilmuwan bernama Eliswort Huntington berkebangsaan Inggris menyebut dan menamakan masyarakat ini dengan “Melieu” yang akhirnya menyebut dengan Melayu